“cerita yang diawali dengan rencana”

minggu pagi saya berencana untuk mengajak teman teman saya ke pantai,d berbekal nasi dan lauk yang banyak sekali. Tepatnya 3 pantai yang akan kami datangi. yang pertama pantai pasir putih, selanjutnya pantai sisik,d yang terakhir pantai PAM. kenapa saya memilih pantai pasir putih pertama kali?, Karena pemandangan dan pasir yang datar memudahkan kita untuk membentang tikar dan makan bersama, karena kami juga membawa nasi dan lauk pauk yang saya beli dengan teman saya, selanjutnya pantai sisik pantai ini memiliki banyak batu yang besar, kebetulan sekali saat saya bersama teman-teman saya yaitu Aan, Hayatun,Tisnia dan Selvi bertemu dengan rombongan keluarga saya disana. Ternyata mereka juga membuat acara makan bersama, mereka pergi menggunakan mobil dan beberapa motor,

ketika kami mampir sebentar untuk berfoto, mereka menyuruh kami makan karena nasi dan ikan bakar yang mereka bawa dari rumah banyak sekali, tanpa ada penolakan dari kami, kami makan untuk kedua kalinya. Setelah selesai dan perut kami kembali kenyang, saya berpamitan kepada keluarga saya, karena saya dan teman-teman akan melanjutkan perjalanan ke pantai PAM. Setelah berpamitan kami semua menuju ke pantai PAM dengan tujuan mandi. Kebetulan sekali setelah sampai di pantai pam suasana yang teduh dan berangin orang-orang yang sepi sehingga kami merasa leluasa untuk bergurau dan mandi. Sebelum itu saya merencanakan sesuatu dengan Aan, saya dan Aan akan mencebur kan salah satu teman kami yaitu Selvi karena dia adalah teman yang paling pecicilan di antara kami. Tanpa menunggu waktu lama saya dan Aan menarik Selvi ke dalam air ternyata rencana kami gagal bukan Selvi yang tercebur tapi saya yang tercebur wkwkwkw…..ternyata karma berlaku ke saya. Seketika itu pakaian saya basah semua saya mengejar teman-teman saya dan memeluk mereka agar mereka basah juga. Tak selang beberapa lama saya dan teman-teman memutuskan pulang karena hari sudah mulai sore, dan kami mulai kelelahan…..setelah dijalan saya teringat dengan sisa uang beresan kami, ternyata masih 20.000 di dalam tas saya. Dan saya berinisiatif mengajak teman-teman saya membeli es di depan SDN 1 dan Alhamdulillah teman-teman saya menyetujuinya. Setelah sampai di depan SDN 1 saya memesan 5 es untuk saya dan ke empat teman saya. Ternyata di saat Kami sedang asik mengobrol langit mulai mendung dan gerimis sehingga membuat es yang saya pesan di masukan ke dalam plastik agar bisa di bawa pulang. Supaya tidak kehujanan dijalan saya dan teman-teman bergegas pulang kerumah masing masing……

Sungguh itu adalah hari yang sangat menyenangkan bersama teman-teman….

Karena bahagia itu tidak harus tentang pacar. cukup teman, maka semuanya akan aman dan baik-baik saja.

Bahagia itu sederhana, yang sulit adalah membahagiakannya…..

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started